Jumat, 18 November 2011
The Way to Love
Terdapat dua yeoja saram sedang duduk di depan sebuah kelas . dan mereka sedang berbincang-bincang. Salah satu diantara mereka terpana melihat seorang namja yang sedang berdiri di bawah pohon halaman sekolah.
Rul : shi-ssi , kau tau namja yang disana itu ?
Shi : naega natbwa , waeyo ?
Rul : anniyo , aku melihatnya dan aku rasa dia lumayan matchyeo juga.
Shi : andwae saranghae namja itu !
Rul : haa ? wae yo ? apa kau menyukainya ?
Shi : aaa.aakkuu aaa.. hmmm …aaa___ (mukanya memerah, tampak malu) .
Rul : tenanglah , aku hanya menyukai haeppa , tidak mungkin aku merebutnya darimu. (sambil menggoda shi-ra)
Shi : jinjja ? bantu aku untuk mendapatkan namja itu !
Rul : ne , jeosumnida . kau itu joheun saengku.
Shi : gomawo eonni-aahh.
Rul : ne , cheonmwa
Kemudian mereka bercerita-cerita apa yang harus dilakukan oleh shican untuk mendapatkan namja idamannya itu. Setelah mereka selesai membahasnya , shican segera mendekati namja itu dan rul-nia pun masuk kedalam kelasnya . padahal mereka sudah pulang sekolah , tapi hanya saja rul-nia menunggu saengnya, shican yang ingin mencoba mendekati namjanya itu.
Di halaman sekolah .
Shi : annyeong oppa.
Bum : annyeong shi, mworego isseoyo ?
Shi : geonchana oppa, aku hanya ingin duduk bersamamu.
Bum : ne , arasseo. Aku sering melihatmu dan ternyata kau punya senyuman yang indah juga .
Shi : ahhh , oppa . jangan membuatku malu >.<
Bum : aku berkata jujur, apa kau suda punya namjachingu ?
Shi : anniyo oppa , tapi aku sedang menyukai seorang namja.
Bum : jinjja ? nugu ? hae kah ?
Shi : haa , anniyo anniyo oppa, hae itu rul-nia keoya, sachon eonni ku.
Bum : oh begitu. Mmmm .
Shi : kau akan tau suatu saat nanti oppa, oh ya, ini ada surat untukmu.
Bum : untukku ? apa isinya ?
Shi : kau baca saja ketika sudah di rumah. Aku pulang duluan ya.
Bum : ne , hati-hati saeng ^_^
Shi : ye !
Shican terlihat begitu senang setelah memberikan surat itu kepada bumppa. Di tempat lain , rul-nia sedang melukis di buku diarinya dan menulis dengan indahnya. Tiba-tiba seorang namja melihatnya, dan namja itupun segera mendekatinya .
Hae : sedang apa kau disini ? (dengan senyuman polos).
Rul : a.a.aan.aanniyo oppa . (panik). Kau sendiri sedang apa ? (sambil membereskan barang-barangnya dan menyimpannya ke dalam tas birunya.
Hae : aku melihatmu sendiri dan makanya aku kemari, apa yang sedang kau lakukan ?
Rul : bukan apapa oppa, mianhae aku harus segera pulang, shican telah menungguku (rul-nia pun berlari keluar kelas dan melihat shican sedang menunggunya ).
Karena dia begitu buru-buru , sehingga buku diarynya tertinggal di atas meja dan dia pun lupa. Hae melihat diary tersebut. Tertera nama KIM RULNIA, dan ketika dia membukanya , terdapat sebuah lukisan yang terukir dari pensil yang cukup indah , menggambarkan tentang sepasang kekasih yang sedang duduk dibawah pohon. Dan terdapat rangkaian kata-kata yang begitu romantis .
“Haeppa, seandainya kau tau bagaimana perasaanku, aku akan merasa sangat senang. Sudah lama aku menyukaimu, tapi aku rasa ini hanya akan menjadi bayang-bayang bagiku, SARANGHAEYO LEE DONGHAE ”
Hae : selama ini aku memperhatikannya, ternyata nama yeoja itu rul-nia. Apa dia menyukaiku ? dia begitu romantis, aku tersentuh.
Di rumah Bum dan Hae.
Ketika hae pulang, dia melihat bum sedang duduk di sofa. Sepertinya dia sedang menunggu hae untuk menceritakan sesuatu.
Bum : baru pulang hyung ?
Hae : ne, begitulah. Apa kau sudah pulang dari tadi ?
Bum : anniyo, aku baru saja sampai. Tadi aku bertemu seorang yeoja yang manis, yang sering aku ceritakan padamu.
Hae : nugu ? shi-ah ?
Bum : ne , dia memberiku surat ini. Bwara kita membacanya !
Hae : ye .
“Dear Bumppa, oppa aku hanya ingin mengatakan apa yang kurasakan. Sebenarnya namja yang kusukai itu adalah kamu. Aku merasa nyaman jika melihatmu tersenyum. Aku tidak berharap kau menjadi namjachinguku, tapi aku hanya ingin melegakan hatiku saja. Mianhae kalua oppa merasa terganggu. Naega saranghaeyo bumppa ”
Hae : wah, jujur sekali kata-katanya, sama seperti rul-nia.
Bum : mwo ? rul-nia ?
Hae : ne, aku bertemu dengannya, ketika aku melewati sebuah kelas dan dia sedang duduk sendiri. Dia begitu lucu, tapi dia langsung berlari pulang dan bukunya tertinggal. Dialah yeoja yang selama ini aku perhatikan ternyata namanya Kim Rulnia. Waeyo ?
Bum : kau tau, rul-nia itu sangat menyukaimu !
Hae : jinjja ? tau darimana kau ?
Bum : shi yang katakan padaku. Dia adalah Kim Shi Ra sachon saengnya Kim Rul Nia.
Hae : shi ? tadi rul-nia juga bilang sebelum dia berlari pulang, shican menunggunya.
Bum : ne, shican nama panggilan lucunya.
Hae : …..
Bum.Hae : aku rasa ….. (serentak mereka katakan dan saling berpandang-pandangan).
Hae : aku menyukainya, dan dari dulu aku sudah mengincarnya.
Bum : aku juga, ternyata ------
Hening sekejap .
Di rumah yang lain , rul-nia dan shican sedang duduk di kamarnya. Sebelum tidur mereka berbincang-bincang.
Shi : eonni-ahh, aku sudah memberikan surat itu. (dengan gembiranya shi mengatakan kepada eonni nya itu).
Rul : jinjja ? trus bagaimana?
Shi : ne, aku harap bum mengerti perasaanku.
Rul : ye ye , semoga saja.
Tiba-tiba handphone mereka serentak berbunyi, ada sebuah pesan yang sama dari orang yang berbeda.
“temui aku di taman besok malam, jam 7. Aku akan menunggumu disana.”
Shi : dari bumppa !
Rul : dari haeppa !
Shi : ne mworegoo isseoyo ?
Rul : naega mollasonatbwa shi.ssi , rasanya jantungku berdebar-debar.
Shi : ne, aku juga eonni-ahh.
Hening sekejap. Rul-nia pun sedang mengambil diarynya untuk menulis catatan hariannya pada hari ini. Tapi dia tidak menemui bukunya itu, sudah beberapa kali dicarinya, tapi tetap saja dia tidak menemuinya.
Rul : shi-ahh !!! (panik dan sambil berteriak).
Shi : mwo yo ? kenapa kau berteriak ?
Rul : buku ku , buku diary ku hilang !
Shi : sudah kau cari ? mungkin tertinggal di sekolah ?
Rul : aigoo , babogateun naegamol
Shi : wae yo ?
Rul : ketika haeppa menyampaeriku , aku begitu gugup. Dan aku langsung bilang kepadanya aku buru-buru pulang. Bukuku ! pasti di atas meja ! jika haeppa melihatnya, betapa malunya aku
Shi : ya sudahlah. Mungkin dia memberi pesan ini untuk mengembalikan bukumu, dan juga begitu bumppa.
Rul : ya, semoga saja .
Shi : eonni-aahh .
Rul : haa ? mwo yo ?
Shi : apa kau pikir bumppa menyukaiku ?
Rul : ne, aku rasa begitu. Kau kan begitu perhatian dengannya.
Shi : tapi aku tidak begitu yakin.
Rul : sudahlah, kita tidur saja.
Shi : ne, jeosumnida. Annyeong jumoseyo.
Rul : ne, jumoseyo.
Keesokan harinya.
sekarang sudah tepat pukul 7 malam. Dan mereka semua sudah berada di taman.
Shi.rul : oppa, mworego isseoyo ?
Bum : anniyo, shi apa kita bisa berjalan berdua saja ?
Shi : mwo ? bagaimana dengan eonni-ahh ?
Hae : dia bersamaku saja.
Rul : mwo ? taa..pp..iii ?
Shi : ne, jeosumnida.
Bum : kalau begitu, kami duluan ya. Annyeong .......
Hae.rul : ne, annyeong.
Sekiranya, shican dan kibum sedang berjalan pelan. Dan mereka pun memulai pembicaraan.
Bum : shi-ah ?
Shi : ne oppa, wae ?
Bum : aku sudah membaca suratmu.
Shi : jinjja ? aaa.oppa kau tidak perlu memikirkannya. Aakkuu …..
Bum : ssstttt, aku menyukaimu !
Shi : mwo ? barusan kau bilang apa ?
Bum : aku menyukaimu sejak beberapa bulan yang lalu. Aku selalu memerhatikanmu, kau itu memiliki senyuman yang indah. Sehingga membuatku tertarik .
Shi : oppa , apa kau benar-benar menyukaiku atau kau hanya ingin membuatku senang saja ?
Bum : lihat mataku, apa aku terlihat seperti sedang bermain-main ?
Shi : ……..
Bum : apa kau mau menjadi yeojachinguku ?
Shi : heoaa ? oppa ?
Bum : kau cukup menjawab “ne” atau “anniyo”.
Shi : mmmm, ne oppa tentu saja aku mau. Sudah lama aku menunggumu.
Bum : gomawo sayang. Kau tau , bukan hanya kita saja yang menjadi kekasih , hyung ku dan eonni mu juga.
Shi : jinjja ? kenapa bisa begitu ?
Bum : karena hae setiap hari menceritakan tentang yeoja yang dia suka. Tapi dia tidak pernah tau namanya. Hingga semalam ketika dia memberanikan diri mendekati yeoja itu ternyata dia adalah rul-nia, eonni mu.
Shi : oh, begitu. Beruntungnya aku dan eonni-ah, mendapatkan seorang namja yang benar-benar disukai ^_^. Gomawo oppa , saranghaeyo :*
Bum : ne, cheonmwa. naega saranghaeyo ......
Sementara itu, hae dan rul sedang berjalan-jalan , tiba-tiba hae memulai pembicaraan.
Hae : rul-ssi ?
Rul : ne oppa ?
Hae : apa ini punyamu ? (sambil menyodorkan sebuah buku).
Rul : ne oppa, ahhh , ternyata buku ini ada padamu. Sudah bingung aku harus mencarinya kemana. (mengambil buku itu, sambil malu-malu).
Hae : mianhae .
Rul : untuk apa ?
Hae : aku membaca isi bukumu itu .
Rul : jinjja ? ahhh oppa, mianhae. Aku tidak bermaksud. Aku hanya menulis….(panik dan bingung tak tau apa yang akan dilakukannya).
Hae : (senyum dengan polos) sudahlah. Naega arasseo , kau tau ? kau adalah yeoja yang selalu aku inginkan !
Rul : mwo yo ? naega wae ?
Hae : aku juga tidak tau, dari awal aku melihatmu, aku sudah menyukaimu. Kau itu lucu, pemberani tapi malu-malu. Hanya saja selama ini aku tidak tau namamu !
Rul : jinjja ?
Hae : ne, tentu saja. Baru saja semalam aku beranikan diri untuk mendekatimu. Karena aku tau dari orang-orang kau itu begitu cuek. Tapi ternyata kau juga begitu romantis ^_^.
Rul : oppa, jangan buat aku jadi malu.
Hae : aku berkata jujur, aku benar-benar menyukaimu !
Rul : apa kau serius oppa ?
Hae : tentu saja. Apa kau mau menjadi yeojachinguku ?
Rul : he.eh (mengangguk menandakan dia setuju). Oppa, naega jeongmal saranghaeyo ! aku tidak menyangka orang yang aku sukai selama ini, menyukaiku juga
Hae : ne, aku juga tidak mengiranya. Gomawo yeojachinguku !
Rul : cheonmwa oppa ^_^
Ketika mereka asik berjalan, dengan perasaan yang bahagia. Mereka pun bertemu lagi disebuah tempat yang cukup luas.
Bum : hei, hyung. Kami disini !
Hae : mereka disana rul-nia. (sambil melambaikan tangannya).
Rul : ne, naega natbwa . bwara kita kesana !
Hae : ne . (berjalan menuju shi.bum, hae pun tidak lupa menggandeng tangan kekasih barunya itu).
Shi : (menggoda eonni nya) eonni-ahh . kau mendapatkan haeppa ya ?
Rul : apa sih shi-ssi, jangan buat aku malu. Kau jugak mendapatkan bumppa .
Hae.bum : hahahaha , yeojachinguku LUCU (serentak mereka mengatakannya sambil tertawa),
Dan akhirnya pun mereka tertawa bersama, kemudian segera melanjutkan obrolan masing-masing diantara mereka. Mereka saling berbagi cerita bagaikan sudah berteman lama. Rul-nia pun tampak bahagia karena melihat senyuman lepas dari namjachingunya. Mereka adalah pasangan yang sangat beruntung dan bahagia. Dan ternyata, ada banyak cara jalan menuju cinta. Itu lah judul cerita in “The Way to Love”.
sekian dulu ya ~ semoga bisa mengihibur kalian ^_^
annyeong haseok !
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar